10 Cara Membuka Bisnis Roti Bakar Supaya Ramai Pembeli

10 Cara Membuka Bisnis Roti Bakar Supaya Ramai Pembeli

Hampir kebanyakan orang menyukai camilan satu ini. Tak heran kalau kuliner roti bakar sangat mudah ditemukan di pinggiran jalan.

Terlebih lagi, cara membuka bisnis roti bakar tidak membutuhkan banyak modal. Kemudahan itu membuat bisnis ini sangat kompetitif.

Tetapi tidak usah mundur dahulu, pasalnya peminat roti bakar tak habis-habis jumlahnya.

Mau tahu apa saja yang perlu dipersiapkan? Yuk, simak tuntas artikel dari Centralusaha.id berikut ini!

10 Cara Membuka Bisnis Roti Bakar

Persiapan usaha roti bakar terbilang mudah. Anda hanya memerlukan gerobak, peralatan memasak roti bakar, serta bahan mentah.

Walaupun begitu, tentu tetap ada tantangannya. Semua jenis bisnis memiliki tantangan yang berbeda-beda. 

Jangan jadikan tantangan di bawah ini sebagai penurun motivasi berbisnis.

Dengan mengetahui tantangan bisnis, harapannya Anda menyusun strategi penyelesaian atau antisipasi untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

Salah satunya adalah bahan baku mudah kadaluarsa.

Bahan baku yang dibutuhkan usaha roti bakar rata-rata memiliki umur yang singkat. Sebut saja roti.

Umumnya, roti hanya bertahan sekitar satu minggu, bahkan kurang. Bahan baku yang terbuang tentu mengurangi keuntungan.

Untuk mengantisipasi masalah ini, pastikan jumlah bahan baku yang dipesan seimbang dengan tingkat penjualan. Hindari membeli bahan baku terlalu banyak jika usaha Anda sedang sepi.

Alih-alih dibuang begitu saja, cara tersebut bertujuan menekan jumlah roti atau bahan baku lainnya terbuang karena tidak layak pakai.

Selanjutnya, persaingan yang ketat. Karena kemudahan berbisnis roti bakar, tidak sedikit orang yang mencoba menggeluti bisnis ini.

Alhasil persaingan di pasar sangatlah ketat. Butuh tenaga dan inovasi ekstra agar usaha mampu bertahan di tengah sengitnya persaingan.

Masalah persaingan dihadapi oleh bisnis skala kecil maupun skala besar. Tidak ada salahnya memasang harga promo saat launching bisnis.

Bila rasanya sesuai dengan lidah masyarakat, mereka tetap akan membeli meski harganya sudah normal.

Agar usaha Anda berpeluang sukses, buatlah rencana bisnis yang memperhatikan aspek-aspek di bawah:

1. Keterampilan Membuat Roti Bakar

Keterampilan Membuat Roti Bakar

Sebelum terburu-buru membuka lapak, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah penguasaan keterampilan membuat roti bakar.

Mengingat produk yang Anda jual yakni roti bakar.

Keterampilan Anda sangat berpengaruh pada hasil akhir sajiannya.

Karena itu aspek ini sangat penting, khususnya agar mampu menyuguhkan roti bakar dengan kualitas di atas rata-rata.

2. Kebutuhan Biaya

Sudah bukan lagi rahasia umum bahwa besaran modal mempengaruhi perkembangan usaha.

Siapkan biaya yang cukup guna menutupi kebutuhan awal usaha.

Persiapan modal digunakan dalam pembelian bahan baku, peralatan, serta kebutuhan biaya sewa tempat.

Simak Juga:: Tips Memulai Usaha Angkringan Agar Sukses dan Menguntungkan

3. Pemilihan Tempat

Pemilihan Tempat

Mengenai tempat, pemilihan lokasi lapak sangat menentukan ramai atau tidaknya bisnis.

Prioritaskan lokasi yang dekat dari pusat keramaian, seperti di dekat jalan raya.

Bila terbatas modal, Anda bisa menjalankan usaha roti bakar dari rumah dan memasarkannya secara online.

Potensi keuntungan yang didapat bisa lebih besar, karena Anda tidak perlu bayar biaya sewa.

4. Merancang Konsep Bisnis

Bisnis roti bakar bisa dilakukan dengan tetap di tempat atau berkeliling ke perumahan. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Berjualan keliling terbukti menguatkan branding usaha, sedangkan berjualan di tempat permanen relatif tidak menyita banyak tenaga.

Guna mendapatkan hasil yang optimal, Anda dapat menggabungkan kedua mekanisme tersebut.

Misalnya berjualan keliling area perumahan di pagi sampai sore hari, lalu kembali ke lapak di malam hari.

Konsep tersebut jelas lebih menguras tenaga.

Sebaiknya, konsep bisnis ditentukan sejak awal sambil mempertimbangkan untuk jangka panjang.

Apabila memutuskan berjualan di tempat, pastikan tidak pindah-pindah agar pelanggan mudah menemukannya.

5. Merancang Menu Roti Bakar

Merancang Menu Roti Bakar

Menu yang baik berisikan informasi tentang variasi yang ada serta dilengkapi label harga.

Akan lebih menarik, jika menu disertakan dengan foto-foto roti bakar yang sudah jadi.

Berikan juga penjelasan singkat bila ada pilihan rasa yang mungkin sedikit asing.

Direkomendasikan untuk menghadirkan pilihan menu lebih banyak, dengan begitu pelanggan lebih memilih usaha Anda karena lengkapnya menu yang tersedia.

Semakin banyak menu yang ditawarkan, modal yang dikeluarkan tentu lebih banyak, terutama untuk pembelian selai, topping, dan lain sebagainya.

6. Menghadirkan Bentuk Roti Bakar Berbeda

Mengandalkan variasi rasa roti bakar saja kurang cukup meningkatkan keunikan usaha.

Anda perlu mengusung strategi lain, yaitu menawarkan roti bakar dengan bentuk-bentuk anti-mainstream.

Misalnya menyediakan roti bakar berbentuk karakter, roti bakar mini, maupun jenis roti bakar lainnya, seperti roti bakar Bandung.

Keunikan tersebut akan membuat orang bertanya-tanya sehingga mereka berujung membelinya.

7. Lengkapi Fasilitas Usaha

Lengkapi Fasilitas Usaha

Cara membuka bisnis roti bakar selanjutnya adalah dengan melengkapi peralatan dan perlengkapan memasak, seperti tempat memanggang roti bakar, kompor gas, spatula, wadah penyimpanan selai dan masih banyak lagi.

Siapkan pula tempat duduk dan meja makan bagi pelanggan yang ingin makan di tempat.

Soal jumlah kursi dan meja, sebaiknya disesuaikan dengan keramaian di tempat yang dituju. Beberapa usaha roti bakar tidak terlalu memperhatikan estetika gerobaknya. 

Anda dapat menyulap gerobak atau lapak roti bakar agar terlihat lebih menarik dan enak dilihat.

Bila bisnis Anda ingin menyasar kalangan anak-anak milenial, buat tempat yang nyaman dan asyik dijadikan tempat nongkrong.

8. Eksekusi Bisnis

Hal yang paling menantang adalah merealisasikan rencana bisnis.

Tanpa adanya aksi, harapan Anda tetaplah hanya angan-angan semata.

Daripada menunda-nunda, yang ada kesempatan Anda keburu diambil orang lain.

Pasalnya, mereka akan menjadi kompetitor. Dampaknya calon pelanggan Anda mungkin lebih sedikit atau perkembangan bisnis terhambat akibat tidak tercapainya target.

Bila kasus ini sudah terlanjur terjadi, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menawarkan inovasi produk yang hanya tersedia di toko Anda.

Keunikan ini kemungkinan akan mengundang calon pelanggan sehingga bisnis kembali ramai.

Simak Juga:: 10 Tips Memulai Usaha Cuci Mobil dan Motor, Wajib Tahu!

9. Pasarkan Produk Secara Konsisten

Pasarkan Produk Secara Konsisten

Konsistensi seorang pebisnis dalam merintis bisnisnya terbukti dapat membuahkan hasil sesuai pengorbanan kerja kerasnya.

Selain konsisten mengelola operasional bisnis, Anda juga perlu giat mengencangkan intensitas promosi.

Tujuan promosi tentu untuk mengenalkan usaha Anda ke sasaran yang lebih luas.

Sebagaimana yang Anda sadari, bisnis yang baru berdiri belum banyak dikenal oleh orang.

Mulailah dengan memasarkan produk ke orang-orang terdekat.

Jika ada modal lebih, Anda dapat membuat brosur, flyer atau pamflet, lalu disebarkan ke pelanggan potensial.

Membagikan sampel roti bakar kepada masyarakat juga strategi pemasaran yang cukup efektif, sebab calon pelanggan merasakan cita rasa dari roti bakar yang Anda tawarkan.

10. Tentukan Harga Jual

Kebanyakan orang menyukai makanan dengan rasa lezat dan harga bersahabat.

Dalam menentukan harga jual, pertama cari tahu kisaran harga roti bakar di tempat tujuan.

Setelah mengetahui informasi tersebut, waktunya Anda menetapkan harga jual yang lebih murah.

Tak perlu terlalu murah karena hal itu membuat keuntungannya Anda menipis.

Di samping menawarkan harga kompetitif, tonjolkan juga kualitas dan kelezatan roti bakar.

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa cara membuka bisnis roti bakar gampang-gampang susah.

Hal yang pasti, dengan kerja keras yang diimbangi konsistensi serta strategi bisnis yang tepat, bisnis roti bakar akan lancar-lancar saja. Nah, apakah Anda tertarik mencoba bisnis roti bakar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *