10 Cara Membuka Usaha Toko Bangunan Supaya Ramai Pembeli

10 Cara Membuka Usaha Toko Bangunan Supaya Ramai Pembeli

Usaha toko bangunan sudah ada sejak lama. Di setiap daerah berkemungkinan memiliki dua atau tiga toko bangunan.

Omset besar dari usaha ini dapat Anda coba dengan cara mempelajari cara membuka usaha toko bangunan yang sudah dijelaskan oleh Centralusaha.id berikut ini.

10 Cara Membuka Usaha Toko Bangunan

Untuk dapat berhasil memulai usaha toko bangunan, Anda perlu mengetahui cara-cara berikut ini saat merencanakan pembuatan toko nanti.

1. Menyiapkan Modal Usaha yang Cukup

Menyiapkan Modal Usaha yang Cukup

Usaha toko bangunan memerlukan modal dalam jumlah besar.

Modal bisa berasal dari tabungan pribadi. Namun, bila tabungan Anda kurang, metode meminjam kepada pihak ketiga bisa dicoba, teman sepertinya atau pihak keluarga.

Cara lain ialah sistem partnership atau patungan modal dengan orang lain.

Di samping itu, kerja sama dengan toko lain juga bisa dilakukan dengan cara mengirimkan bahan saat toko Anda kehabisan stok karena kerja sama ini bersifat saling menguntungkan.

2. Menentukan Lokasi Usaha yang Strategis

Lokasi strategis untuk menyukseskan cara membuka toko bangunan ialah di dekat jalan besar dan ramai, dilewati banyak orang, dan kalau bisa dekat dengan area masyarakat yang sering memerlukan bahan bangunan.

Usahakan agar toko memiliki luas yang memadai, agar dapat menyimpan bahan-bahan bangunan serta lahan parkir dan area bongkar muat material, seperti pasir, batu bata, dan sebagainya yang berkaitan dengan mobil pick up atau truk yang menjadi sarana pengangkutan material-material itu.

Simak Juga:: 9 Cara Memulai Usaha Sosis Bakar Mudah dan Untung Berlimpah

3. Memperhatikan Kebutuhan Pasar dan Kebutuhan Musiman

Memperhatikan Kebutuhan Pasar dan Kebutuhan Musiman

Kebutuhan pasar akan mempengaruhi produk apa saja yang akan Anda sediakan di toko.

Bahan material dapat berupa semen, besi, cat, dan alat tukang lainnya.

Kelengkapan produk di toko Anda pun dapat membuat konsumen merasa tercukupi walau hanya membeli di tempat Anda.

Perhatikan pula kebutuhan pasar yang musiman, seperti atap rumah yang bocor, saluran air mampet, dan kasus lain yang kerap terjadi di musim hujan.

Kondisi ini berarti memerlukan persediaan pipa, pelapis anti-bocor, dan sejenisnya yang menunjang.

4. Mendata Barang-Barang

Daftar produk-produk yang akan dijual, seperti pasir, semen, cat, triplek, besi, dan bahan bangunan lain seperti paku, kawat, mur, baut, dan lainnya.

Pilihlah produk yang kualitasnya terbaik sebagai bentuk pelayanan utama bagi pelanggan.

5. Mencari Supplier Baik dengan Barang Berkualitas

Mencari Supplier Baik dengan Barang Berkualitas

Keuntungan maksimal bisa diraih apabila barang-barang jualan Anda berasal dari supplier yang pas.

Manfaatkan internet untuk memperoleh informasi, dapat juga bertanya langsung kepada kenalan-kenalan Anda yang berelasi dengan supplier terpercaya dan berpengalaman.

Kerja sama dengan supplier dapat diikuti dengan membangun jaringan dengan para mandor, kontraktor bangunan, dan pemborong proyek.

Tujuannya adalah sebagai usaha mendorong peluang yang makin besar untuk memberi keuntungan bisnis toko bangunan Anda.

6. Merekrut Pekerja 

Cara membuka usaha toko bangunan berikutnya ialah perekrutan pekerja.

Pekerja yang baik umumnya memiliki kriteria jujur, bertanggung jawab, dan ramah.

Kriteria berikutnya ulet, gigih, dan bersedia bekerja keras, serta mengantongi pengetahuan tentang material bangunan.

7. Menetapkan Harga yang Bersaing

Menetapkan Harga yang Bersaing

Harga terbaik ialah harga yang wajar sesuai dengan harga pasaran, tidak terlalu tinggi tetapi juga tidak terlalu rendah.

Harga mahal dapat mengurangi minat beli, sementara harga murah dapat menciptakan persaingan yang kurang sehat.

8. Memberikan Pelayanan Terbaik

Pelayanan terbaik datang dari karyawan yang bekerja.

Utamakan sikap ramah dalam memberikan pelayanan selama bertransaksi.

Usahakan untuk memperhatikan kebutuhan pembeli, dan bukan membiarkan mereka kebingungan dalam memilih suatu produk.

Di samping itu, beritahukan pula mengenai kualitas tiap produk tanpa melebih-lebihkan.

Seperti halnya barang dengan harga sedikit tinggi biasanya berkualitas lebih daripada yang harganya murah.

Konsumen akan menghargai tindakan ini dan menaruh rasa percaya pada toko Anda.

Simak Juga:: 10 Cara Memulai Usaha Warung Kopi Rumahan, Modal Sedikit

9. Menggencarkan Promosi

Menggencarkan Promosi

Promosi dapat dimulai pada awal pembukaan toko dengan tujuan memberi tahu kepada masyarakat sekitar bahwa toko bangunan Anda baru saja dibuka.

Anda juga dapat mengadakan potongan khusus untuk pembelian bahan bangunan di hari pembukaan toko.

Strategi pemasaran lainnya dapat berupa cara-cara seperti berikut ini:

A. Kelengkapan barang

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, produk material atau bahan bangunan yang bervariasi dan lengkap dapat menahan konsumen Anda untuk tetap membeli di toko.

Sebab kemungkinan toko lain tidak menyediakan bahan yang dicari pembeli tersebut.

B. Kelengkapan fasilitas

Fasilitas ini berkaitan dengan lokasi usaha Anda. Usahakan toko memiliki luas yang cukup, baik di dalam bangunan maupun di luar, seperti halaman untuk menjadi lahan parkir.

Fasilitas penjualan makanan atau minuman kecil dan toilet juga dapat menjadi opsi tambahan.

C. Layanan tambahan

Strategi ini dapat berupa sesuatu yang menarik, seperti parkir gratis namun kendaraan pelanggan tetap dijaga dan terjamin keamanannya.

Dapat pula menambahkan layanan pesan antar dengan biaya tertentu dan potongan harga di hari-hari besar nasional atau keagamaan.

D. Keikutsertaan dalam proyek pembangunan

Membangun jaringan ini berarti mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Namun, untuk berhasil mengikuti proyek, Anda juga butuh koneksi kuat.

Maka, perluaslah jaringan Anda sedini mungkin.

10. Menyiapkan Pembukuan

Langkah terakhir ialah persiapan pembukuan guna mendata transaksi dana yang keluar dan masuk untuk toko Anda.

Pembukuan menjadi poin penting untuk menganalisis pergerakan keuangan pada usaha Anda dan menemukan keuntungan dan kerugian yang ada untuk dievaluasi.

Membangun bisnis memang tidak mudah, terlebih usaha toko bangunan yang sedari awal pun memberi kesan bahwa modal yang dibutuhkan cukup besar. 

Namun, perencanaan matang dalam menjalankan langkah-langkah di atas dapat mencatat keuntungan-keuntungan berikut ini dalam pembukuan: 

  • Keberadaan selalu diperlukan. Bangunan dan perumahan selalu ada sepanjang waktu, yang berarti fakta ini mendukung bahwa manusia akan selalu memerlukan bahan-bahan material.
  • Barang tidak menyusut. Dibandingkan usaha fashion dan makanan yang konsumsinya terbatas, maka toko bangunan tidak. Bahan-bahan bangunan tidak memiliki tanggal kadaluarsa sehingga tidak ada beban penyusutan nilai pada produk-produk.
  • Untung besar. Harga jual produk yang tinggi memberi kemungkinan pengusaha toko dapat bertahan dan mengembangkan usahanya. Meskipun tidak menjadi kebutuhan pokok, harga jual tinggi itu yang nantinya memberi laba yang besar pula.
  • Tidak ramai pesaing. Modal yang cukup besar membuat orang-orang berpikir panjang untuk memilih usaha ini. Bila pesaing sedikit, maka peluang usaha toko bangunan Anda bertahan akan semakin tinggi karena persaingan usaha yang kecil pula.

Usaha toko bangunan adalah salah satu bisnis yang menjanjikan.

Cara membuka usaha toko bangunan yang telah dijelaskan di atas mungkin dapat dirintis dengan skala kecil dahulu.

Dengan mempertimbangkan keuntungan yang ada, toko pasti akan berkembang lebih besar di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *