Cara Memulai Bisnis Kos-kosan Modal Minim Untung Banyak

cara-memulai-bisnis-kos-kosan-modal-minim

Kos-kosan merupakan petak kamar yang disewakan untuk perorangan. Berbeda dengan kontrakan rumah, kos-kosan biasanya hanya terdiri dari satu petak saja.

Cara memulai bisnis kos-kosan pun mulai dilirik banyak orang karena dianggap sebagai pendapatan pasif.

Namun, tentu saja kenyataannya tidak semudah itu. Setiap bisnis memiliki risiko, begitu juga dengan bisnis kos-kosan.

Ada banyak hal yang perlu Anda siapkan sebelum memulai bisnis hingga saat menjalankannya.

Berikut ini adalah cara bisnis yang telah disajikan oleh Centralusaha.id untuk para pemula.

8 Cara Memulai Bisnis Kos-Kosan

1. Mengenal Seluk Beluk Properti

Mengenal Seluk Beluk Properti

Properti menjadi faktor utama sebelum memulai bisnis yang satu ini.

Pasalnya, tidak semua properti bisa dijadikan kos-kosan.

Jenis kosan yang banyak dicari adalah sebuah rumah dengan banyak kamar. Umumnya, penyewa serasa memiliki rumah sendiri.

Ada juga jenis kos-kosan yang berupa bangunan dengan sekat kamar dengan ukuran yang sama, lalu dapur umum dan kamar mandi umum.

Bangunan ini berbeda dengan tipe rumah, jadi kemungkinan Anda harus membangun sendiri dari awal di lahan kosong.

Selain itu, kenali kawasan Anda. Bisnis ini bisa jadi tidak memiliki izin terutama jika berada di dalam sebuah komplek untuk kalangan menengah ke atas.

Pengelola biasanya ingin nuansa eksklusif. Jadi sebelum memulai bisnis, mulailah dengan mengetahui properti Anda.

2. Membangun Kosan di Tempat Strategis

Kos-kosan perlu dibangun di lokasi yang strategis dan menjanjikan. Jika Anda mengabaikan hal ini, tentu saja tidak akan ada orang yang akan datang ke lokasi.

Ada beberapa hal yang tidak boleh diabaikan terkait lokasi seperti fasilitas dan area.

Fasilitas menjadi pertimbangan utama seseorang memilih sebuah kos-kosan.

Mereka akan mencari lokasi yang dekat dengan pusat perbelanjaan, jalan raya, dan juga fasilitas penunjang lainnya.

Akses menjadi kunci utama yang harus diperhatikan.

Kedua adalah soal area. Penyewa enggan menempati lokasi kosan yang berbahaya seperti keamanan yang minim.

Begitu juga area yang rawan dengan bencana seperti banjir. Itu sebabnya, kos-kosan harus strategis, aman dan nyaman.

Simak Juga:: 10 Tips Membuka Bisnis Warnet di Rumah yang Ramai Pengunjung

3. Hadirkan Fasilitas yang Lengkap

Hadirkan Fasilitas yang Lengkap

Fasilitas internal di dalam kosan juga menunjang rasa betah yang akan dimiliki oleh penyewa.

Sebagai pengusaha bisnis kos-kosan, Anda harus bisa menghadirkan fasilitas yang sekiranya pantas untuk mereka seperti kamar mandi, internet, dan lain-lain.

Nantinya, hal ini akan menjadi nilai tersendiri sehingga tempat bisnis kos-kosan Anda menjadi kompetitif.

Kamar mandi dalam atau luar mungkin menjadi faktor utama bagi mereka. Kamar mandi dalam kamar lebih banyak diminati karena alasan kebersihan.

Belum lagi dengan fasilitas lain seperti Wi-Fi yang sudah sangat umum ada di kos-kosan. Ini menjadi nilai tambah untuk kos-kosan yang isinya para mahasiswa.

Ditambah pula fasilitas dapur umum agar membantu penyewa menghemat pengeluaran makanan.

4. Kenali Risiko Penyewa

Ada beragam faktor risiko yang mesti dikendalikan dan dipelajari sebagai cara memulai bisnis kos-kosan.

Yang pertama adalah apakah kos-kosan untuk lelaki, perempuan, atau orang menikah. Kebiasaan hidup akan mempengaruhi kondisi kosan.

Jika kos-kosan dibangun untuk lelaki atau perempuan, Anda akan menghadapi risiko yang berbeda.

Kerusakan barang dan kebersihan kosan akan menjadi risiko yang dihadapi.

Apalagi jika kosan yang disewakan berbentuk rumah dengan perabotan.

Sementara kosan untuk orang yang sudah menikah pun akan memiliki kendala yang berbeda.

Terlebih lagi jika Anda mempersilakan siapapun untuk bisa menyewa.

Konflik antar pintu umumnya terjadi dan sebagai pemilik, Anda harus tegas.

5. Gunakan Konsep Unik

Gunakan Konsep Unik

Saat ini, banyak orang yang senang dengan sebuah kos-kosan berkonsep unik.

Konsep ini bisa jadi seperti lingkungan yang hijau dan asri, contohnya memiliki taman yang bermanfaat.

Bisa juga kos-kosan dengan tema shabby chic berwarna pastel.

Konsep yang bagus membuat usaha kos-kosan Anda memiliki sebuah nilai tambah.

Biasanya, konsep juga didukung dengan berbagai perabotan lainnya seperti dekorasi ruangan yang menggantung di langit-langit atau di tembok.

Anda juga bisa memainkan kombinasi warna dengan cat. Saat ini banyak kos-kosan minimalis yang menggunakan tema industrial.

Selain bahannya mudah didapat, urusan dekorasi juga jauh lebih sederhana dan barangnya sangat murah di pasaran.

6. Beriklan

Lakukanlah ikan dengan sederhana. Di zaman saat ini, sudah tidak berlaku lagi beriklan yang hanya dengan memasang papan promosi di pagar bahwa ada kamar yang kosong.

Anda bisa melakukan iklan di internet dan didesain dengan menarik.

Beriklan bisa menjangkau orang-orang yang memang akan tinggal di daerah Anda, namun berasal dari tempat yang jauh.

Mereka akan sangat terbantu karena hanya perlu menghubungi Anda. Mereka tidak perlu datang langsung untuk bertanya.

Pastikan cara iklan Anda cukup efektif. Biasanya, cara yang ampuh adalah dengan membuat poster bergambar kos-kosan, alamat yang lengkap, patokan kos-kosan, dan fasilitas yang menarik.

Buat sesederhana mungkin dan mudah untuk dibaca.

7. Menjadi Penyewa yang Ramah

Menjadi Penyewa yang Ramah

Menjadi seorang penyewa yang ramah adalah sebuah keharusan. Hal ini akan membantu Anda untuk mendapatkan penyewa lebih banyak di masa depan.

Mereka yang memutuskan untuk tinggal di kos-kosan juga menjadi lebih betah.

Bagaimana menjadi seorang tuan rumah yang ramah? Tanya kepada mereka tentang kebutuhan terkait kos-kosan.

Sering lakukan pengecekan berkala ke tiap unit tanpa harus menunggu laporan kerusakan dari para penyewa terlebih dulu.

Apabila mereka memiliki masalah, mereka biasanya akan langsung menghubungi Anda dan meminta solusi.

Tampilkan sikap ramah dan solutif. Hal ini membuat Anda dinilai sebagai pemilik kos-kosan yang bertanggung jawab.

Simak Juga:: Cara Memulai Usaha Bengkel Motor dan Sparepart Supaya Untung

8. Pasang Harga Kompetitif

Harga murah memang menggiurkan, namun Anda perlu memperhitungkan faktor risiko dari membuat usaha ini.

Kerusakan bagian rumah menjadi hal yang sulit untuk dihindari sehingga ada baiknya Anda memikirkan untung rugi saat menentukan harga sewa.

Umumnya, penyewa akan membayar kosan selama sebulan dan penagihan dilakukan saat tanggal pertama kali tinggal di kos-kosan.

Rentang biasanya juga umumnya disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Semakin elit area Anda, maka semakin tinggi biaya sewanya.

Harga kompetitif artinya adalah harga yang bersaing. Bandingkan dengan bisnis kos-kosan di sekitar Anda yang menawarkan fasilitas serupa.

Anda mungkin bisa memasang harga yang lebih murah sehingga para pencari kos-kosan akan lebih melirik kamar yang Anda tawarkan.

Kos-kosan menjadi sebuah investasi yang cukup menjanjikan selama Anda mengetahui cara memulainya dengan jitu.

Cara memulai bisnis kos-kosan di atas bisa menjadi petunjuk bagi Anda yang ingin melakukan bisnis ini namun bingung untuk memulainya.

Cara Memulai Bisnis Kos-kosan Modal Minim Untung Banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas