8 Cara Memulai Usaha Bubur Bayi dengan Mudah dan Tips Sukses

8 Cara Memulai Usaha Bubur Bayi dengan Mudah dan Tips Sukses

Banyaknya penjual bubur bayi di sepanjang jalan terjadi karena tingginya angka kelahiran bayi di Indonesia.

Sebagai orang tua, sepatutnya berpikir untuk memberikan konsumsi sehat bagi buah hatinya.

Sehingga peluan menjalankan usaha bubur bayi sangat terbuka lebar.

Bagi Anda yang ingin mengetahui tipsnya silahkan ikuti bahasan dari Centralusaha.id mengenai cara memulai usaha bubur bayi berikut ini.

Cara Memulai Usaha Bubur Bayi dengan Mudah

1. Menghitung Modal dan Keuntungan

Menghitung Modal dan Keuntungan

Menyiapkan modal adalah hal terutama dalam memulai bisnis.

Modal akan dipakai untuk mempersiapkan bahan-bahan dan peralatan saat menjalankan usaha nanti.

Jika perlu, Anda juga akan mengeluarkan modal untuk biaya sewa tempat.

Setelah modal telah tercatat dengan rinci, Anda juga bisa memulai hitungan untuk biaya operasional dan biaya produksi yang akan disandingkan dengan perkiraan pemasukan. 

Dari sini, Anda akan mengetahui gambaran kasar keuntungan dan mencari strategi lain untuk meningkatkan keuntungan lebih besar.

2. Melakukan Riset Pesaing

Usaha bubur bayi yang cukup mudah dan butuh modal kecil kerap kali memiliki banyak pesaing.

Namun, jangan jadikan kompetitor sebagai penghambat untuk memulai usaha.

Perlakukan mereka sebagai motivasi untuk menciptakan sesuatu yang menjadi ciri khas bubur bayi Anda.

Setelah melihat-lihat situasi pesaing, tentu Anda dapat melaksanakan strategi agar tidak bersaing ketat dengan para kompetitor.

Melalui langkah memulai usaha bubur bayi selanjutnya, Anda dapat riset hal lain, seperti lokasi dan bagaimana melayani calon-calon konsumen.

Simak Juga:: 9 Tips Memulai Usaha Jamur Crispy Mudah dan Menguntungkan

3. Menyiapkan Resep yang Menjadi Favorit

Menyiapkan Resep yang Menjadi Favorit

Resep tertentu dengan bahan tertentu pula akan menciptakan rasa yang tepat dan tidak aneh di lidah bayi.

Ketika mencoba salah satu resep, coba untuk dicicipi oleh kerabat Anda untuk mendapatkan penilaian kasar. 

Selain resep, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal ini berkaitan dengan bubur bayi:

  • Memahami kandungan gizi. Menjual produk bubur bayi berarti harus paham betul tentang kandungan dan nilai gizi di dalamnya. Bubur bayi tidak seperti bubur yang dikonsumsi orang dewasa yang memakai penyedap rasa, melainkan sayur-sayuran saja.
  • Membuat variasi menu. Dalam artian, menjual produk konsumsi untuk bayi yang lain, seperti buah atau sayur. Misalnya pisang, wortel, beras merah, bayam, dan lainnya. Pilih buah dan sayur yang segar dan berkualitas untuk menjamin kepercayaan konsumen.

4. Membuat Kemasan yang Menarik

Kemasan bubur yang menarik dapat menambah daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Beberapa kemasan dapat menjadi pilihan, tetapi Anda bisa memilih kemasan berbentuk paper bowl atau mangkuk plastik. 

Pada bagian badan kemasan, taruh juga logo yang menggambarkan brand bubur bayi Anda.

Logo bisnis ini dapat diletakkan di sekeliling kemasan atau di bagian tertentu saja, di tempat yang dapat dilihat langsung oleh pelanggan. 

Menambah nomor kontak juga disarankan agar pembeli dapat menghubungi Anda sewaktu-waktu bila ingin memesan.

5. Menetapkan Harga Jual

Menetapkan Harga Jual

Berbicara soal konsumen yang rata-rata dari kalangan ibu, maka harga kerap menjadi perhatian utama.

Patokan harga akan berpengaruh pada keputusan mereka untuk membeli, mempertimbangkan, atau bahkan langsung melenggang pergi dari outlet usaha Anda.

Tetapkan harga jual realistis, namun bersaing. Karena porsi bayi tidak sebanyak porsi orang dewasa, berarti harga jual bubur bayi akan lebih murah.

Dalam satu porsi atau kemasan, Anda dapat memasang harga sekitar Rp2.000 sampai Rp5.000-an.

Simak Juga:: 10 Cara Memulai Bisnis Rumah Makan Padang untuk Pemula

6. Memahami Kendala dan Solusi Usaha 

Analisis SWOT ialah metode analisis dasar dalam memulai usaha.

Dalam analisis ini, ada empat elemen yang dapat dirangkum menjadi dua poin yang harus dihadapi calon pebisnis, termasuk usaha bubur bayi. 

Kendala paling umum yang akan berhadapan dengan Anda nantinya berupa kasus berikut ini:

  • Banyaknya jumlah pesaing yang membuat mundur untuk meningkatkan harga jual.
  • Tampilan monoton dapat menimbulkan rasa bosan di kalangan konsumen.
  • Kesalahan memilih lokasi membuat usaha Anda sepi pembeli.
  • Pembelian bahan baku sewaktu-waktu sedang dalam kenaikan harga yang tinggi.

Di samping itu, solusi-solusi permasalahan yang dapat dicoba adalah sebagai berikut:

  • Kompetitor hadir untuk meningkatkan motivasi dalam berpromosi.
  • Cari strategi promosi yang lebih menarik, misalnya beralih ke promosi digital lewat media sosial.
  • Membuat tampilan bangunan usaha Anda menjadi lebih menarik.
  • Menemukan lokasi strategis yang dilewati oleh banyak orang.
  • Dalam keadaan harga bahan baku yang tinggi, dapat ditukar dengan pembelian paket ekonomis.

7. Menyiapkan Strategi Bisnis

Menyiapkan Strategi Bisnis

Karena usaha bubur bayi tergolong mudah, maka kemungkinan Anda akan berhadapan dengan banyak pesaing.

Diperlukan strategi bisnis yang tepat, selain riset kompetitor.

Saat usaha Anda telah berjalan nanti, perhatikan beberapa strategi di bawah ini:

  • Memperhatikan kualitas bubur. Kualitas bubur sebaiknya harus sebanding dengan harga yang tertera. Bila Anda ingin menaikkan harga sedikit mahal, maka tingkatkan kualitas bubur dari segi rasa, bahan baku, dan cara mengemas.
  • Melakukan promosi. Langkah ini merupakan strategi paling penting dalam cara memulai usaha bubur bayi. Usaha ini yang berpengaruh erat terhadap kesuksesan dan perkembangan usaha Anda. Baik cara konvensional dan digital sama-sama baik dalam pelaksanaan promosi.

Untuk menjadikan bisnis Anda tidak ‘mandek’ atau begitu-begitu saja, berdiam diri bukan pilihan. Beberapa tips berikut ini dapat mendorong Anda untuk lebih giat menjalankan usaha sampai sukses di kemudian hari:

  • Pelayanan ramah dan cepat. Tips ini dapat meninggalkan rasa nyaman pada pelanggan Anda agar mereka betah membeli bubur bayi di outlet Anda.
  • Buka beberapa gerai untuk memperluas pangsa pasar Anda. Membuka di beberapa lokasi dan mempekerjakan karyawan yang jujur dan bertanggung jawab agar usaha Anda dapat terus berkembang.
  • Tetap mempertahankan kualitas bubur. Perhatikan keluhan setiap pelanggan untuk memperbaiki sesuatu yang salah, baik dari produk maupun pelayanan Anda.
  • Memberi bonus dan jangan ragu menghadiahkan porsi lebih kepada konsumen yang sering membeli di tempat usaha bubur bayi Anda.
  • Menggencarkan promosi ke berbagai media. Bila memilih cara konvensional, dapat dengan menyebarkan brosur dan memberi tahu teman-teman Anda. Cara digital dapat dilakukan dengan mengunggah foto-foto produk Anda ke media sosial secara rutin (setiap hari).
  • Ketika menemukan kendala, jangan ragu untuk mencari solusi dari internet atau kenalan-kenalan Anda yang mengerti tentang usaha bubur bayi.

8. Menjaga Kebersihan Tempat Usaha 

Usus anak kecil yang sensitif akan bereaksi cepat apabila kebersihan produk Anda tidak totalitas.

Kotoran kecil bisa mengakibatkan diare dan penyakit fatal lain.

Karena itu, perhatikan lingkungan sekitar Anda agar terbebas dari hal-hal kotor.

Tidak ada salahnya mencoba peluang usaha ini dengan cara memulai usaha bubur bayi di atas.

Anda dapat menjadikan tulisan ini sebagai referensi, kemudian tambah lagi informasi lain yang mendukung pembukaan usaha Anda dari berbagai sumber nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *