8 Cara Memulai Usaha Martabak Supaya Laris Banyak Pembeli

cara-memulai-usaha-martabak-supaya-laris

Martabak manis maupun telur menjadi cemilan malam yang banyak disukai oleh orang Indonesia.

Usaha martabak selalu laris manis dan ada di setiap daerah. Tak heran apabila banyak orang yang mencari cara memulai usaha martabak supaya laris semakin banyak akhir-akhir ini.

Biasanya, penjual martabak menjual dua jenis sekaligus yakni manis dan telur. Keduanya hanya diolah menggunakan peralatan yang berbeda.

Apabila tertarik dengan usaha cemilan yang satu ini, berikut ini adalah cara dan tips jitu dari Centralusaha.id sehingga martabak yang Anda jual selalu laris.

8 Cara Memulai Usaha Martabak Supaya Laris

1. Perhitungkan Lokasi

Perhitungkan Lokasi

Menjual martabak tidak bisa seperti mendirikan toko kelontong.

Agar bisa laris, Anda perlu tempat usaha yang strategis dan ramai oleh orang yang berlalu lalang.

Berjualan di pinggiran jalan utama menjadi lokasi yang paling banyak dicari oleh seorang pelaku bisnis martabak.

Lokasi lain yang sering dijadikan lokasi usaha berjualan martabak adalah pasar malam.

Pasar malam menjadi tempat dagang yang sangat kompetitif.

Jika belum ada yang menjual martabak, Anda bisa menaruh bisnis Anda di sana untuk menggaet pembeli yang berkunjung ke pasar.

Ada pula yang melirik tempat yang sangat strategis lain seperti di depan minimarket.

Biasanya, di sana ada ruang outdoor yang disewakan untuk para penjaja kuliner gerobak.

Jika tidak ada penjual martabak di sana, Anda bisa menjual martabak di depan minimarket karena banyak orang mampir.

2. Memilih Jenis Martabak

Ada beragam jenis martabak, yang paling terkenal adalah telur dan manis.

Kedua jenis martabak ini memiliki penggemar dan biasanya hanya dijajakan saat malam.

Anda bisa berjualan fokus ke salah satu jenis atau bahkan menjual keduanya sekaligus di dalam satu gerobak.

Martabak telur membutuhkan penggorengan pipih dan berukuran yang cukup besar. Spatulanya juga panjang.

Terdapat dua jenis resep untuk martabak telur, yakni menggunakan telur ayam dan telur bebek.

Keduanya memiliki cara pengolahan yang sama dengan rasa yang berbeda.

Kedua adalah martabak manis dengan bahan baku dari tepung terigu.

Di bagian tengah martabak terdapat pemanis tambahan seperti keju, kacang, coklat, hingga ketan hitam.

Loyangnya pun berbeda dengan loyang martabak telur.

Jika Anda memilih untuk menjual keduanya, maka Anda membutuhkan sebuah gerobak yang lebih besar karena penyajiannya harus dipisah.

Peralatannya pun akan berbeda dan menjadi lebih banyak.

Modal yang diperlukan menjadi lebih banyak.

Simak Juga:: Cara Memulai Bisnis Franchise Makanan Supaya Untung Banyak

3. Percobaan Membuat Resep Andalan

Percobaan Membuat Resep Andalan

Resep martabak adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Sulit untuk bisa mendapatkan racikan yang tepat meskipun sudah mengikuti resep yang ada di tutorial secara umum.

Ada baiknya jika Anda melakukan percobaan resep terlebih dahulu.

Resep yang Anda temukan sendiri bisa menjadi racikan rahasia yang hasil akhirnya berbeda dengan penjual lain.

Apabila rasanya unik dan banyak disukai oleh orang lain, gerobak martabak Anda akan didatangi oleh banyak orang dan mampu bersaing dengan penjaja martabak lainnya.

Resep andalan tidak hanya tentang rasa martabak. Hal ini juga terkait dengan tekstur martabak, tingkat kematangan, dan bentuk yang disajikan di dalam kemasan.

Faktor-faktor tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan sebagai cara memulai usaha martabak supaya laris.

4. Memperbanyak Variasi Martabak

Agar pelanggan tidak merasa bosan dengan sajian martabak yang itu-itu saja, maka Anda bisa membuat berbagai variasi martabak.

Semakin banyak variasinya, pembeli memiliki pilihan untuk disesuaikan dengan selera mereka.

Karena, tak semua penjaja berani menggunakan banyak variasi.

Misalnya saja martabak manis. Umumnya, penjaja hanya menjual martabak dengan rasa coklat meses, kacang, dan ketan hitam.

Anda bisa menambahkan variasi lainnya seperti adonan red velvet, adonan green tea, keju, dan lain-lain.

Makin banyak pilihan rasa, pelanggan lebih tertarik.

Begitu juga dengan martabak telur. Ada isi martabak yang menggunakan daun bawang dan ada juga yang menggunakan bawang bombay.

Tambahan isi daging juga ada yang menggunakan ayam dan daging sapi.

Anda bisa memilih atau bahkan menggunakan semua variasi tersebut.

5. Membuat Martabak yang Berbeda Dari Umumnya

Membuat Martabak yang Berbeda Dari Umumnya

Banyak sekali penjaja martabak yang menjual makanannya untuk viral. Viralnya kuliner mereka disebabkan oleh martabak yang isinya tidak sama dengan martabak umumnya.

Misalnya saja, menggunakan sebatang penuh keju untuk satu loyang martabak.

Ada juga jenis martabak yang dibuat dengan bentuk tipis kering atau biasa disebut dengan tipker.

Martabak ini memiliki tingkat crispy yang sangat tinggi dan potensi bisnisnya lebih tinggi.

Martabak yang satu ini dijual dengan harga yang jauh lebih mahal dan menguntungkan penjual.

6. Dibuat dari Bahan Berkualitas

Pastikan martabak yang Anda jual menggunakan bahan yang berkualitas.

Pasalnya, bahan akan sangat mempengaruhi rasa martabak.

Misalnya, martabak telur harus menghindari telur yang dibeli dalam keadaan pecah.

Bahan sayurnya pun tidak boleh menggunakan bahan yang layu.

Begitu juga dengan bahan martabak seperti coklat, keju, dan lainnya.

Jika Anda menggunakan bahan kiloan, maka rasa yang didapatkan akan sangat berbeda dengan yang dibuat dengan bahan berkualitas.

Pembeli menyukai harga murah, namun mereka akan lebih suka sajian yang enak.

Simak Juga:: Cara Memulai Usaha Franchise Minuman Bagi Pemula Modal Minim

7. Memasang Harga Kompetitif

Memasang Harga Kompetitif

Harga yang kompetitif adalah kunci untuk mendapatkan banyak pelanggan.

Namun, bukan berarti Anda memasang harga yang murah dengan keuntungan sedikit dan tidak memperhitungkan bisnis.

Penyesuaian harga ditetapkan berdasarkan kelas kualitas bahan bakunya.

Anda juga tidak perlu takut jika pembeli akan lari dari Anda.

Bagaimanapun, mereka akan tetap mencari kuliner martabak yang memasang harga yang wajar.

Cari tahu harga pasaran martabak yang bahan bakunya seperti yang Anda gunakan.

8. Memasang Dapur Online

Di zaman digital ini, memasang dapur online bukan lagi hal yang aneh.

Penjaja warung jalanan kini juga mulai merambah bisnis online dengan menggunakan platform yang sudah ada.

Anda bisa memulai untuk daftar bisnis online.

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan, seperti jangkauan pelanggan yang lebih luas.

Pelanggan juga tidak perlu datang ke tempat Anda.

Jadi, martabak Anda tetap laris meskipun pembeli asli diwakilkan oleh para kurir.

Cara memulai usaha martabak supaya laris di atas bisa Anda terapkan ke bisnis Anda.

Adonan martabak harus habis dalam semalam agar kualitasnya tetap terjaga.

Selain itu, Anda juga harus melakukan pemasaran lebih jauh seperti online agar lebih laris dan habis dalam waktu singkat.

8 Cara Memulai Usaha Martabak Supaya Laris Banyak Pembeli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas