10 Tips Membuka Usaha Gorden Rumahan dan Kantor Minimalis

tips-membuka-usaha-gorden

Maraknya hobi dekorasi rumah membuat permintaan terhadap gorden estetik semakin tinggi. Anda bisa menjadikannya sebagai peluang cuan dengan mengikuti tips membuka usaha gorden yang Centralusaha.id ulas kali ini. 

Pada dasarnya, gorden tidak hanya digunakan sebagai kain yang menghalangi cahaya masuk ke sebuah ruangan.

Banyaknya motif gorden membuatnya sangat cocok dijadikan penghias ruangan agar terkesan elegan dan hangat. 

Berikut ini Tips Membuka Usaha Gorden Untuk Pemula

Gorden saat ini tidak hanya diterapkan sebagai tirai jendela. Melainkan juga bagian lainnya di rumah, misalnya gorden kolong dapur yang banyak diminati ibu rumah tangga.

Bagi yang penasaran, berikut beberapa tips buka usaha gorden yang sukses. 

1. Memahami Kain yang Digunakan

Sebelum membuka usaha apapun sebaiknya memang memahami seluk beluk produk yang akan dijual.

Orang awam mungkin menganggap bahan yang digunakan untuk gorden berupa kain katun. 

Sebenarnya pemahaman tersebut tidak salah, namun kain untuk gorden ternyata bermacam-macam.

Misalnya gorden polyester yang dikenal awet, terjangkau, dan mudah dirawat.

Kemudian ada gorden linen yang memanfaatkan serat alami dan memberikan tampilan bergelombang. 

Sedangkan gorden yang memberikan kesan eksklusif biasanya menggunakan kain sutra.

Kain beludru juga digunakan pada beberapa model gorden dan bisa memberikan kesan mewah di ruangan. 

2. Menentukan Target Pasar

Perlu diingat bahwa target pasar untuk usaha gorden sebenarnya cukup mudah.

Terlebih jika Anda sebelumnya memang memiliki hobi dekorasi ruangan.

Tidak sedikit ibu rumah tangga yang berminat dengan gorden estetik dan elegan. 

Selain itu, Anda juga bisa menjual model gorden lebih eksklusif untuk perkantoran atau perumahan elit. 

3. Menyiapkan Budget Usaha

Pada dasarnya, tips membuka usaha gorden tidak selalu harus bermodal besar. Bahkan Anda bisa menjadi reseller terlebih dahulu dengan stock berbagai macam model gorden murah berbahan katun. 

Sedangkan jika memiliki budget cukup besar, tidak ada salahnya dengan membangun konveksi sendiri yang memproduksi gorden. Anda pun bisa merancang sendiri model gorden yang sedang trend dan banyak diminati di pasaran. 

4. Menawarkan ke Orang Terdekat Terlebih Dulu

Memulai bisnis tidak selalu harus skala besar, Anda bisa memperkenalkan produk ke orang-orang terdekat terlebih  dahulu.

Nantinya mereka bisa memberikan review mengenai kualitas gorden yang ditawarkan. 

Jika kualitas gorden bagus, maka mereka tidak akan segan merekomendasikannya ke teman atau saudara.

Jadi, tidak perlu ragu untuk menggaet konsumen mulai dari orang terdekat terlebih dahulu. 

5. Menentukan Metode Penjualan Produk

Tips yang berikutnya yaitu dengan menentukan metode penjualan produk.

Artinya, Anda bisa memutuskan apakah akan berjualan secara offline atau online. Namun, akan lebih bagus jika keduanya bisa beriringan. 

Anda juga bisa menentukan apakah gorden yang dijual membuka kesempatan orang menjadi reseller atau tidak. 

6. Mencari Supplier Gorden Terpercaya

Menemukan supplier yang amanah merupakan tantangan tersendiri dalam berbisnis gorden.

Terlebih jika posisi Anda belum bisa memproduksi sendiri produk yang dijual. 

Oleh sebab itu, jangan abaikan kualitas dan kredibilitas supplier yang dipilih.

Pastikan supplier memang bisa diajak berkoordinasi dengan baik demi kenyamanan konsumen dalam berbelanja. 

Pilih supplier yang memang sudah berpengalaman di bidang produksi dan penjualan gorden.

Tidak hanya itu, pastikan supplier juga memberikan harga terjangkau sehingga tidak terlalu mahal sampai di atas harga pasaran. 

7. Melakukan Branding dan Promosi

Dalam usaha di bidang apapun, promosi memang merupakan hal krusial yang harus dilakukan. Hal ini juga berlaku jika Anda hendak berjualan beraneka ragam gorden.

Tidak perlu ragu menerapkan strategi pemasaran produk gorden dengan memasang iklan. 

Anda bisa menyiapkan budget tersendiri, misalnya untuk iklan Facebook maupun marketplace.

Bagi sebagian pelaku usaha mungkin biaya iklan terasa berat, namun jika tidak diiklankan produk akan lebih sulit dikenal. 

Pemasangan iklan juga sebaiknya disesuaikan dengan budget dan jangan lupa untuk senantiasa menjaga kualitas barang.

Jika biaya terbatas, Anda bisa melakukan promosi yang gencar dengan memasang status di media sosial. 

Namun, pastikan frekuensi promosi yang dilakukan misal di WA dan Instagram tidak berlebihan. Hal ini dimaksudkan agar orang lain tetap melihat status promosi iklan Anda sehingga tidak melakukan ‘skip’. 

8. Menyediakan Gorden yang Bervariasi

Tidak sedikit yang tertarik dengan jenis gorden polos minimalis, namun ada juga yang suka gorden bermotif. Anda bisa menyediakan kedua jenis gorden tersebut untuk menggaet lebih banyak pelanggan. 

Semakin banyak model dan motif gorden, tentu toko Anda akan memiliki ulasan sebagai toko yang lengkap.

Mengingat gorden sendiri sudah menjadi barang yang menunjang estetika di dalam suatu ruangan. 

9. Selalu Update Stok Gorden

Tips membuka usaha gorden berikutnya yaitu rajin update stok gorden. Hal ini dilakukan demi keberlangsungan usaha gorden itu sendiri.

Jangan sia-siakan kesempatan jika sudah memiliki beberapa pelanggan tetap. 

Anda juga perlu menentukan secara bijak tipe gorden seperti apa yang paling banyak diminati dan perlu di-restock.

Untuk gorden yang kurang peminatnya lebih baik tidak menyetok terlalu banyak. 

10. Menyediakan Tukang Pasang yang Handal

Hal ini perlu dilakukan terutama jika Anda menjual berbagai macam model gorden.

Tidak semua konsumen bisa memasangnya sehingga membutuhkan keterampilan. Terlebih jika target pasar penjualan gorden untuk perkantoran.

Biasanya konsumen juga akan menanyakan informasi pemasangan. Terlebih untuk jenis gorden tirai roller blind, gorden rumbai besar, tirai vitrase, dan sebagainya.

Jadi, tidak perlu ragu menyediakan tukang pasang yang handal untuk jualan gorden. 

Peminat gorden cukup banyak karena motifnya sendiri semakin berkembang dan memberikan nilai estetika di ruangan.

Beberapa tips membuka usaha gorden di atas bisa dicoba karena peluang cuannya cukup menarik. 

10 Tips Membuka Usaha Gorden Rumahan dan Kantor Minimalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas